Kuku Bayi Tidak Boleh Dipotong Selama 40 Hari, Fakta atau Mitos?

Kuku Bayi Tidak Boleh Dipotong Selama 40 Hari, Fakta atau Mitos?

Kuku Bayi Tidak Boleh Dipotong Selama 40 Hari, Fakta atau Mitos?

Hi new moms, tentu senang ya setelah melahirkan dan dianugerahi bayi mungil yang sehat.

Setelah melahirkan, tentu kekhawatiran Moms tidak lantas berkurang. Belum lagi sebagai new mom biasanya banyak senior tau orang tua yang memberikan petuah-petuah atau wejangan yang harus dihindari terkait merawat bayi.

Katanya sih, kuku bayi pantang dipotong selama 40 hari. Apakah hal ini benar? Atau hanya mitos yang sebenarnya keliru, tapi masih banyak dipercaya orang?

Supaya Moms tidak kebingungan lagi, yuk simak penjelasannya berikut ini!

Potong Kuku Bayi dalam 40 Hari

Secara ilmiah, memang tidak ada larangan apapun soal memotong kuku si kecil. Justru, kalau kuku dibiarkan panjang, dikhawatirkan kuku tersebut justru akan melukai kulit si kecil yang masih sangat lembut dan sensitif. Apalagi kulit di bagian wajah ketika bayi Moms meronta atau menggosok wajahnya kala mengantuk atau menangis.

Walaupun kelihatan sepele, hal ini jangan sampai Moms remehkan, ya. Sekali lagi, ingat kalau kulit bayi masih sangat sensitif.

Belum lagi, kulit si kecil juga rentan terkena infeksi. Nah, bekas garukan tersebut bisa sebabkan munculnya luka pada kulit, yang bukan hanya berbahaya, tapi juga bisa membekas sampai dewasa.

Kalau begitu, bagaimana cara memotong kuku si kecil?

Nah, Moms bisa manfaatkan berbagai alat khusus untuk perawatan kuku bayi yang sekarang bisa ditemukan dengan mudah. Hanya saja, sekadar punya alatnya saja tidak cukup lho Moms. Soalnya, ada beberapa hal penting yang perlu Moms perhatikan dengan cermat ketika memotong kuku si kecil.

Tips Memotong Kuku Bayi dengan Aman

Berdasarkan tips dari dr. Irma Sapriani, SpA dari RSIA Budi Kemuliaan, Moms bisa perhatikan beberapa hal berikut ketika akan memotong kuku si kecil.

  • Siapkan alat pemotong kuku khusus untuk bayi yang bersih dan tajam. Di samping itu, siapkan juga air bersih, cotton buds atau cotton ball, dan cairan antiseptik untuk mengantisipasi kalau-kalau nanti si kecil terluka, ya.
  • Idealnya, potong kuku si kecil setelah selesai mandi. Sebab, kondisi kuku pasca mandi sedang terasa lunak, sehingga lebih mudah dipotong. Selain itu, sebaiknya Moms potong kuku si kecil ketika ia sedang tertidur lelap supaya tidak terganggu oleh aktivitas gerakan tangannya.
  • Pastikan kondisi ruangan memiliki penerangan yang memadai, ya. Hal ini penting untuk menghindari risiko Moms salah potong, yang justru malah bisa menyebabkan luka pada bayi.
  • Pastikan Moms tidak memotong kuku bayi terlalu pendek. Jadi, sisakan sedikit, kemudian kikir tepian kuku supaya halus dan tidak melukai si kecil ketika kuku bersentuhan dengan kulitnya.
  • Jangan lupa bersihkan kembali kuku serta jari-jari si kecil, ya!
  • Apabila Moms mengalami kesulitan saat akan memotong kuku, mintalah bantuan suami atau anggota keluarga lain untuk memegangi kaki dan tangan si kecil. Atau, Moms bisa minta bantuan mereka untuk memotong kuku jika Moms merasa ragu.

Nah, sudah jelas kan Moms dan gak bingung lagi terkait menggunting kuku bayi newborn. Dicoba perlahan ya Moms, pasti berhasil !

X
WhatsApp Chat with us