Kenapa Perut Moms Terasa Kencang Saat Hamil?

Kenapa Perut Moms Terasa Kencang Saat Hamil?

Kenapa Perut Moms Terasa Kencang Saat Hamil?

Ketika memasuki trimester tiga kehamilan, beberapa bumil kerap merasakan perut mengencang. Moms tak perlu mencemaskan hal tersebut, karena sebagian besar perempuan yang mengandung sering mengalaminya.

Namun, apa yang sebenarnya menyebabkan sensasi kencang pada perut? Apakah ada faktor penyebab yang harus Moms waspadai agar tak membahayakan kesehatan janin dalam kandungan?

  • Abruptio plasenta (plasenta lepas)

Plasenta berperan sebagai penyokong kehidupan janin dalam rahim. Dalam beberapa kasus yang terbilang jarang, plasenta dapat lepas dari dinding rahim dan membuatnya mengeras, sehingga moms akan merasakan perut kencang. Jika gangguan tersebut tak kunjung mereda, Moms disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum kondisinya semakin parah.

  • Perut terdorong rahim

Rahim akan mencakup bagian pusar hingga tulang belakang, lalu mendorong otot perut saat usia kehamilan memasuki akhir trimester kedua. Tekanan pada dinding perut inilah yang akan membuat Moms merasa kencang di area tersebut. Untuk mengatasinya, Moms dapat konsumsi makanan tinggi erat yang akan mencegah kembung hingga sembelit.

  • Gangguan makan dan sistem cerna

Menyantap makanan sehat ternyata tak menjamin Moms terhindar dari sembelit dan gangguan sistem cerna lainnya. Akan tetapi, sulit buang air besar pun dapat disebabkan rahim yang terus menekan perut. Pelepasan progesteron secara konstan pun berisiko melambatkan saluran cerna yang akan membuat perut Moms mengencang.

  • Kontraksi palsu

Menjelang masa bersalin atau minggu ke-30, frekuensi bumil mengalami kontraksi palsu akan kian meningkat. Kontraksi palsu berlangsung cukup singkat, sekitar 30-60 detik sebelum mereda. Selain sensasi nyeri, perut kencang mengiringi keluhan tersebut. Moms dapat membiasakan diri dengan kehadiran kontraksi palsu sebelum menghadapi kontraksi yang sesungguhnya.

  • Nyeri pada ligamen bulat

Keluhan yang satu ini kerap muncul pada bumil di trimester kedua. Perut kencang akibat nyeri pada ligamen bulat di sekeliling rahim terasa menyiksa untuk beberapa perempuan karena bak ditusuk dari bagian dalam. Moms dapat meredakannya dengan olahraga supaya otot lebih kuat, menghindari gerakan mendadak, serta melenturkan pinggul sebelum Moms bersin dan batuk.

  • Masalah kesehatan pada rahim

Pada trimester ketiga, bumil rentan mengalami masalah kesehatan pada rahim dengan perut kencang sebagai gejala. Salah satunya adalah pre-eklampsia yang disebabkan kenaikan gula darah tubuh dalam jumlah tinggi. Bahkan perut kencang bisa jadi tanda keguguran. Moms harus segera pergi ke dokter bila gangguan disertai demam, mual, suhu tubuh turun, hingga muncul bercak darah.

Moms mungkin tak perlu cemas apabila sensasi kencang pada perut perlahan hilang dan tak muncul lagi. Namun, kalau semakin menjadi dan diiringi gejala yang makin parah, segera periksakan ke dokter ya Moms.

X
WhatsApp Chat with us