Kehamilan Kedua Sambil Mengasuh Balita, Apa Tipsnya?

Kehamilan Kedua Sambil Mengasuh Balita, Apa Tipsnya?

Kehamilan Kedua Sambil Mengasuh Balita, Apa Tipsnya?

Hi bumil, selamat ya kehamilan keduanya… tentu senang mendengar kabar kehamilan kembali. Mungkin sudah saatnya memberi adik kepada anak pertama Moms, atau jarak umur anak yang cukup.

Kehamilan kedua jelas berbeda dengan kehamilan pertama. Pasalnya, pada kehamilan kedua, Moms sudah memiliki anak yang juga perlu dibesarkan dan diperhatikan, kan? Padahal, Moms juga perlu memerhatikan diri sendiri, mengingat kehamilan akan memengaruhi banyak hal yang berdampak pada fisik, seperti “morning sickness” pada trimester pertama kehamilan.

Sementara itu, anak pertama Moms barangkali masih berusia balita, yang berarti ia juga butuh banyak perhatian. Kalau begini kondisinya, apa yang perlu Moms lakukan agar balita tetap mendapatkan perhatian dan perawatan yang diperlukan, dan Moms tetap bisa menjaga tubuh serta kandungan, ya?

Untuk Moms yang sedang hamil kedua sambil membesarkan balita, yuk simak 4 tipsnya berikut ini!

1.    Ajarkan balita bermain mandiri.

Memang menyenangkan bermain dengan anak yang sudah berusia balita, apalagi Moms bisa merangsang kreativitas serta imajinasinya lewat berbagai aktivitas dan permainan. Akan tetapi, kehamilan kedua bisa membuat Moms lebih mudah lelah dan pusing, yang pasti akan menghambat kegiatan.

Dalam kondisi ini, Moms sudah perlu mengajari si calon kakak untuk bisa bermain secara mandiri. Misalnya dengan memberi buku mewarnai atau buku gambar sebagai bentuk aktivitas yang bisa dilakukan sendiri. Tapi, kalau balita masih memilih bermain masak-masakan atau Lego, pastikan ia bermain di dekat Moms agar selalu bisa diawasi, ya!

2.    Libatkan calon kakak menyambut calon adiknya.

Bagi anak pertama yang masih balita, semua perubahan terkait dengan kehamilan kedua Moms akan terasa membingungkan. Karena itu, demi mempermudah si calon kakak menerima kehadiran calon adiknya serta menumbuhkan rasa sayang sejak dini, ajak ia untuk melakukan aktivitas yang berhubungan dengan peran barunya kelak.

Contohnya, Moms bisa ajak anak untuk berbelanja kebutuhan bayi hingga kebutuhan baju hamil maupun dress menyusui untuk Moms, atau melakukan aktivitas bonding dengan janin dengan membacakan cerita. Minta ia untuk sering bernyanyi atau berbicara hal-hal yang penuh kasih sayang kepada janin, atau rajin mengusap perut Moms secara teratur.

3.    Sesekali bermain di luar ruangan.

Sekali-sekali, Moms juga perlu beraktivitas di luar ruangan untuk mendapatkan cahaya bersih dan udara segar. Dan sambil melakukannya, Moms juga bisa ajak si kecil untuk menemani Moms sejenak, kan?

Misalnya dengan berjalan-jalan di kawasan sekitar tempat tinggal. Bahkan, kalau perlu, Moms bisa jadikan momen ini untuk berkumpul bersama keluarga dengan piknik bersama-sama di tempat yang sejuk – tentunya selama Moms dan janin di kandungan berada dalam kondisi sehat.

4.    Tak perlu ragu minta bantuan orang lain.

Terkadang, sebaik apapun Moms mengatur waktu dan menjaga kondisi agar tetap bisa merawat anak sulung dan janin secara bersamaan, ada waktu-waktu ketika kondisi Moms sedang kurang prima. Salah satunya tubuh yang cepat lelah, pusing, dan mual karena perubahan hormon dalam tubuh.

Jika hal ini terjadi, Moms tak perlu ragu untuk minta bantuan orang lain menemani anak pertama yang masih balita, kok. Misalnya meminta bantuan ibu maupun ibu mertua, nenek, atau adik. Jadi, Moms bisa fokus beristirahat dan anak tetap mendapatkan pengawasan serta perhatian yang dibutuhkan selama beraktivitas.

Nah, informasi kehamilan sehat apa lagi yang penting untuk bumil … bisa disimak di link berikut ini  : https://lakarina.id/category/pregnancy-health/

X
WhatsApp Chat with us